Eliakim: Saya Siap Mengundurkan Diri

 Menanggapi tudingan yang menyebut dirinya menggunakan dana dari Dinas Tarukim untuk kampanye, Ketua DPRD Pematangsiantar Eliakim Simanjuntak membantah. Ia menyebut tudingan itu fitnah.


"Itu fitnah. Itu dibikin-bikin nama saya. Tapi kalau betul itu tulisan saya, kalian pertanyakan, baru bisa saya dituntut," ujarnya, saat ditemui di ruangannya, Kamis (4/11/2014).


Sambil menunjukkan salinan kuitansi penyerahan dana Rp 50 juta dari Kepala Dinas Tarukim Lukas Barus kepada dirinya, Eliakim meradang.


"Saya ini dalam kesakitan ini. Difitnah saya. Tolong donk, ditunjukkan buktinya. Saya siap mengundurkan diri kalau memang itu benar," katanya.


Menurut Eliakim, kuitansi tersebut palsu. Demkian juga tulisan namanya yang berbeda dari tulisan besaran nominal yang tertera.


"Kita kan harus pakai logika. Ini, kan rekayasa ini. Dan tanggalnya pun tanggal 7 April. Apa masih ada kampanye tanggal segitu," ujarnya.


Eliakim menyebut, ada upaya di balik beredarnya kabar tersebut untuk menggulingkan dirinya.


"Janganlah tiap hari saya difitnah. Kayak mana saya mau konsentrasi kerja. Tujuannya ini jelas, bagaimana supaya Eliakim jatuh," ujarnya.


Ditanya siapa oknum yang hendak menggulingkannya, Eliakim tak berani menuding siapapun.


"Gak bisalah kita asal sebut. Aku minta tolong carikan aslinya ini. Yang gak bisa-nya aku berdukun untuk nyari ini," katanya.


"Saya gak takut. Orang saya gak berbuat kok. Gak ada buktinya. Saya akan menelusuri siapa yang menulis ini. Kalau memang dapat orang menulis ini pasti saya tuntut. Karena ini pencemaran nama baik. Kalau saya salah, saya gak takut dipenjarakan. Tuhan masih ada. Tuhan pasti jujur," ujarnya.


Tak lama usai menjawab konfirmasi, Eliakim bertelepon dengan seseorang yang sepertinya juga mempertanyakan kasus yang sama.


"Aku siapnya aku mundur kalau memang ada. Biarlah aku dibilang lemah. Aku akui itu. Gak apa-apa. Biarlah aku dibilang pengecut, asal aku pahlawan untuk anak dan istriku," katanya.

0 comments:

Post a Comment