Showing posts with label Lawan. Show all posts
Showing posts with label Lawan. Show all posts

Marahalim Cup, Legirin Ingin PSMS Ditakuti Semua Lawan

Setelah menang 3-0 dalam laga uji coba dengan Wiraland FC, PSMS yang di nakodahi Legirin terus berbenah diri untuk menghadapi turnamen Marahalim Cup yang akan dimulai dalam waktu dekat ini.


Legirin mengatakan, dengan melihat hasil pertandingan melawan Wiraland FC, ia ingin PSMS lebih hebat lagi, dan ia akan memperbaiki semua lini, agar PSMS lebih mantap dan membuat tim lawan ketakutan.


"Kita tidak puas dengan hasil 3-0 kemarin, kita ingin lebih dan lebih. Agar PSMS ini menjadi momok menakutkan bagi semua lawan, dan menjadi tim yang sukses di mana saja tanding," katanya kepada www.tribun-medan.com, Sabtu (6/12/2014).


PSMS akan menjadi tim yang kuat, dan hebat, kata Legirin, asalkan para pemainnya solid dan kompak. Tentu juga harus ada semangat dan rasa percaya diri.


"Saya melihat pertandingan semalam, memang kita harus lebih banyak berbenahlah, semua lini harus diperbaiki, penyelesaian akhir menjadi fokus saya, karena semalam, tidak begitu baik penyelesaian akhir PSMS," ujar pria berkumis ini.


Dia menambahkan, di lini depan, ia ingin menambah jam latihan, agar lini depan dapat menghasilkan banyak gol, untuk itu, ia melakukan perbaikan untuk para striker. Ia juga yakin, dengan evaluasi dan latihan keras, para pemain atas akan menjadi mesin pencentak gol.

Agatha Lawan Ketabuan Jadi Fotografer Perempuan

Fotografer perempuan tak boleh kalah dengan fotografer laki-laki. Sesulit apa medan yang dilewati, sejauh apa daerah yang dituju, Agatha Anne Bunanta ingin menunjukkan ia bisa melalui semua itu dengan kerja keras dan melawan ketabuan.


Agatha pernah merasakan dispesialkan menjadi wanita, alias tidak dibolehkan ke sana ke sini karena orang sekitarnya khawatir, ia tidak akan mampu melewati medan yang keras, asing, belum lagi tingkat kebahayaan mengambil fotonya besar.


 Tapi, akhirnya ia berhasil menjelaskan kepada orang terdekatnya bahwa menjadi fotografer tidak sesulit itu, ia seperti berwisata dan menuangkan art feelingnya. Urusan kesulitan, patut dicoba dulu karena jika laki-laki bisa, lalu kenapa perempuan dibatasi.


"Akhirnya sekarang semua mendukung, karena di zaman modern gini mana boleh mengkotak-kotakan genre lagi. Kemana fotografer laki-laki bisa ambil foto, saya juga juga ambil foto di sana. Tidak terasa sudah banyak negara yang saya kunjungi, karena fropesi ini," katanya.


Menurutnya kecintaannya pada fotografer berawal dari hobi travelingnya. Dia sangat menyukai wisata, melihat pemandangan alam, mengikuti kegiatan masyarakat sekitar tempat wisata, dan berbaur bersama anak-anak setempat. Berkat bergaul dengan anak-anak di tempat yang dikunjunginya pula Agatha berhasil memenangkan juara I pada penghargaan Salonfoto Indonesia beberapa waktu lalu.


(