"Terimakasih Polisi, Saya Pengen Kakak Dikubur di Pekuburan Muslim"
Petugas Disaster Victim Identification (DVI) Biddokes Polda Sumut dibantu dokter ahli forensik dr Surjat Sigt membongkar kuburan Hermin di pekuburan kristen, Kabanjahe, Sabtu (6/12/2014). Hermin dikuburkan di pemakaman kristen karena tidak mengetahui agama Hermin.
Adik ipar Hermin, Masrul meminta petugas menguburkan kakak istrinya tersebut di pekuburan muslim. "Kalau semuanya sudah beres saya minta kakak saya dikubur dipekuburan muslim," katanya. (Baca:Polresta Akan Bongkar Kuburan di Rumah Syamsul?)
Masrul, Kiki dan Cici datang ke lokasi identifikasi setelah petugas membongkar kuburan Hermin. Masrul mengaku bahwa jenazah yang tengah diindetifikasi adalah kakak iparnya, kakak dari istrinya, Cici dan anak Hermin Kiki.
Masrul yang sebelumnya enggan diwawancarai akhirnya membuka kaca mobil yang mereka tumpangi setelah para jurnalis mengetok kaca pintu penumpang depan. (Baca:Berapa Sebenarnya Pembantu yang Menjadi Korban di Rumah Syamsul Anwar?)
"Saya berterimakasih kepada pihak kepolisian yang telah menangkap para pelaku dan menemukan jenazah kakak ipar saya," kata pria yang menggunakan lobe putih ini.
Masrul juga berterimakasih kepada Polresta Medan yang telah memberikan akomodasi cuma-cuma kepada keluarganya sehingga bisa melihat jenazah kakaknya untuk terakhir kalinya.
"Kami diongkosi dari Semarang ke sini," katanya.
Menurut Masrul, Hermin memiliki alamat tetap di Desa Candi Tembaga Selatan, Kecamatan Ngalihan, Semarang.

0 comments:
Post a Comment