Showing posts with label Targetkan. Show all posts
Showing posts with label Targetkan. Show all posts

Ruhut: Kalau Semua Dikaitkan dengan HAM, Apa yang Tidak Dilanggar?








Anggota Komisi III DPR, Ruhut Sitompul, meminta Presiden Joko Widodo tidak perlu ragu untuk menolak grasi yang diajukan terpidana mati kasus narkoba. Menurut dia, Jokowi tidak akan melanggar Hak Asasi Manusia jika menolak grasi yang diajukan.

"Ini bukan soal HAM, kalau semua dikaitkan dengan HAM apa yang tidak dilanggar?" kata Ruhut saat dihubungi, Kamis (11/10/2014).

Ruhut menilai, peredaran narkoba dari tahun ke tahun semakin meningkat. Jika tidak diambil tindakan tegas kepada bandar atau pengedar, maka lama kelamaan moral masyarakat akan rusak.

Narkoba, kata Ruhut, sama saja dengan masalah korupsi karena bisa langsung berdampak kepada masyarakat luas.

"Kalau memang sudah inkracht enggak usah lagi lah (diberi grasi)," ujar dia.

Sebelumnya, Jokowi memastikan akan menolak permohonan grasi yang diajukan oleh 64 terpidana mati kasus narkoba. Kepastian itu disampaikan Presiden Jokowi di hadapan civitas akademika Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, dalam kuliah umum yang digelar di Balai Senat Gedung Pusat UGM, Selasa (9/12/2014).

"Saya akan tolak permohonan grasi yang diajukan oleh 64 terpidana mati kasus narkoba. Saat ini permohonannya sebagian sudah ada di meja saya dan sebagian masih berputar-putar di lingkungan Istana," kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi menegaskan, kesalahan itu sulit untuk dimaafkan karena mereka umumnya adalah para bandar besar yang demi keuntungan pribadi dan kelompoknya telah merusak masa depan generasi penerus bangsa.

Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mengkritik sikap Presiden Joko Widodo yang hendak menolak 64 Grasi yang diajukan terpidana mati kasus korupsi. "Itu berarti Jokowi enggak mengerti HAM," kata Koordinator Kontras Haris Azhar kepada Kompas.com, Selasa (9/12/2014) malam

Diminta Latih SSB, Fiwi Dwipan Targetkan Andesa Juara

Selama Pro Duta FC meliburkan para pemainnya, Penyerang Pro Duta, Fiwi Dwipan mengisi agendanya untuk melatih Sekolah Sepak Bola (SSB) Andespa. Fiwi mengaku diminta untuk ikut melatih anak-anak di SSB tersebut.

Saat ini, Fiwi sedang mempersiapkan diri untuk membawa Andespa U-11 ke ajang Pra Liga Danone. Rencananya untuk regional Aceh dan Sumut, Pra Liga Danone akan dilangsungkan pada 18 hingga 21 Desember mendatang di Lapangan Patriot, Jalan Air Bersih Medan. Regional ini pun akan diikuti 60 tim dari Aceh dan Sumut.

Fiwi mengatakan ia melatih mental dan menambah pengalaman anak asuhnya di SSB Andespa. Menurutnya turnamen besar tersebut bisa menjadi pijakan untuk menambah motivasi para pemain muda.

"Aku sebenarnya ingin menambah pengalaman mereka juga bang. Dengan mengikuti turnamen besar seperti ini, aku pikir bisa melatih mental mereka juga," ujarnya Selasa (2/12).

Namun, Fiwi juga punya target dalam turnamen ini, selain target untuk kepribadian pemain. Ia juga menginginkan SSB Andespa bisa menjadi juara di Pra Liga Danone regional Aceh Sumut.

"Pastinya ada target juara juga. Aku yakin dengan kemampuan SSB Andespa U-11 ini, mereka punya talenta bermain yang bagus. Kemampuan mereka sudah sangat luar biasa. Aku pikir mereka akan berbicara banyak di Pra Liga Danone ini," ungkapnya.

Namun Fiwi hanya berani menargetkan khusus untuk regional Aceh dan Sumut saja. Untuk skala nasional menurut Fiwi nanti bisa dibicarakan setelah melihat hasil di regional.

"Kalau targetan di nasional, nanti dulu bang. Ini saja dulu. Aku juga gak mau terlalu muluk-muluk. Ya apa yang ada di depan mata saja dulu. Setelah mengetahui hasil di regional, baru kita kasi target di nasional," jelasnya.