Showing posts with label Siantar. Show all posts
Showing posts with label Siantar. Show all posts

Warga di Siantar Geram Pangkalan Jual Elpiji 3 Kg ke Pengecer

Pangkalan penjual gas elpiji di Jalan Mataram, Kelurahan Melayu, Siantar Utara, lebih mengutamakan menjual elpiji 3 Kg kepada pengecer ketimbang masyarakat. Hal itu pun membuat warga geram, karena tak lama elpiji masuk dari agen, mereka langsung tak kebagian jatah karena langsung ludes habis diborong pengecer.


"Padahal kami beli cuma sebijinya. Orang itu beli sampai bertabung-tabung pake becak," kata seorang ibu bernama Ani di lokasi, Jumat (5/12/2014).


"Kami udah nunggu-nunggu padahal. Malah yang datang pake becak itu langsung tinggal bawa aja dia. Udah disediakan sama pangkalan," katanya menambahkan.


Edi, waga lainnya, ingin agar pangkalan tersebut ditindak. "Selalu kayak begitu. Jualnya sama tukang kedai sekali banyak. Jadi cepat habis. Kami di sini kalau mau beli pasti udah habis. Tahulah kalau beli di warung harganya berapa. Bisa sampe Rp 25 ribu," ujarnya.


Dewi, pemilik pangkalan, mengaku bahwa ia juga diperbolehkan menjual kepada pengecer. Ia membantah gas habis karena disalurkan ke pengecer. "Hari ini masuknya cuma 180, biasanya 280, jadi kurang-lah. Makanya cepat habis," katanya.


Selain menjual kepada pengecer, pangkalan Dewi juga menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp 16.000. Seperti diketahui HET elpiji 3 Kg untuk tingkat pangkalan di Siantar Rp 13.500. Dewi sendiri tak bisa menjawab kenapa menjual dengan harga segitu.


Di sisi lain, Kabag Perekonomian Pemko Pematangsiiantar Andri Panggabean mengatakan pangakalan yang menjual di atas HET dapat ditindak. Namun, kata dia, penindakan dilakukan oleh agen yang membawahinya.


"Kami hanya bisa menegur saja, kalau membuat tindakan bukan kami. Sebetulnya gak boleh itu jual ke pengecer," ujarnya, saat ditemui di Kantor DPRD Pematangsiantar.


Andri pun mengimbau agar agen segera menindak pangkalan yang nakal. "Ya akan kita suratilah nanti," ujarnya.

Fraksi Nasdem Walk-Out dalam Rapat Paripurna DPRD Siantar

Fraksi Nasdem Walk-Out dalam Rapat Paripurna DPRD Siantar - Tribun Medan (function(i,s,o,g,r,a,m){i['GoogleAnalyticsObject']=r;i[r]=i[r]||function(){ (i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o), m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m) })(window,document,'script','//www.google-analytics.com/analytics.js','ga'); ga('create', 'UA-15224089-7', 'auto'); ga('require', 'displayfeatures'); ga('require', 'linkid', 'linkid.js'); ga('send', 'pageview'); ga('create', 'UA-15224089-38', 'auto', {'name': 'newTracker'}); ga('newTracker.require', 'displayfeatures'); ga('newTracker.require', 'linkid', 'linkid.js');ga('newTracker.send', 'pageview');ga(function() { var newTracker = ga.getByName('newTracker');});ga(function() { var allTrackers = ga.getAll();});(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.async = true; js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1&appId=114488588566911"; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);}(document, 'script', 'facebook-jssdk'));Tribun Network Tribunnews.com Super Ball Tribun ImagesTribun Epaper Tribun Livechat Tribun Jakarta Warta KotaTribun JogjaTribun JabarSuryaTribun JatengTribun BaliBanjarmasin PostSriwijaya PostBangka PosTribun BatamTribun JambiSerambi IndonesiaTribun KaltimTribun LampungTribun ManadoTribun MedanTribun PontianakTribun PekanbaruTribun TimurTribun SumselPos KupangPos Belitung
Social Media Tribun Forum Facebook Twitter Google+Tribun JualBeli Partner Site Cari Rumah Games Tribun MedanLoginBelum punya akun? MendaftarAtau     Loading... Tribun Akun Email atau Username: Mengirim... Tribun Akun Tulis angka disamping
Ingat sayaLupa kata sandiAtau  Mengirim... Tribun Akun Atau     Tribun JualBeliKamis, 4 Desember 2014Tribun MedanHomeNasionalProbisBisnisKesawan SquareMedan TerkiniSumutSuperballMedan SuperballEpaperKolomLainnyaSenggangSelebIptekLifestyleOtomotifHealthPublic ServicesCitizen ReporterCity GuideTribun JualBeliGamesCari RumahTribun Livechat Indeks BeritaHome?SumutFraksi Nasdem Walk-Out dalam Rapat Paripurna DPRD SiantarRabu, 3 Desember 2014 21:09 WIB Tweet+ Share$(document).ready(function() { $(".text_article [style]").removeAttr('style');var wart = $(".text_article").width();$('.txt-article img').each(function(i){var wimg = $('.txt-article').find('img:eq('+i+')').width();if(wimg > wart) $('.txt-article').find('img:eq('+i+')').css({'width': '100%','height':'100%'});});});

Laporan Wartawan Tribun Medan / Abul Muamar

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Fraksi Partai Nasdem di DPRD Pematangsiantar walk-out dari rapat paripurna membahas pengesahan tiga Ranperda Penyertaan Modal untuk perusahaan daerah, Rabu (3/12/2014).

Dalam rapat yang sejak awal berlangsung tenang itu, para anggota Fraksi Nasdem tiba-tiba bangkit dari kursi dan pergi keluar meninggalkan ruang rapat, usai mereka tak diberi kesempatan untuk membacakan sikap politiknya.

Ketua Fraksi Partai Nasdem Frans Herbert Siahaan kecewa pendapat fraksinya tak didengar.

"Kita mau baca surat dari partai. Mereka menolak. Mereka belum apa-apa mereka udah nolak. Masak membacakan aja gak bisa," katanya saat ditemui di luar ruang sidang.

Dalam sikap tertulisnya, Fraksi Nasdem mengkritik habis-habisan seluruh isi Ranperda. Di antaranya mereka mempertanyakan naskah akademik yang menurut mereka hanya studi literatur, penyertaan modal kepada tiga perusahaan daerah yang menurut mereka rawan penyelewengan, dan lemahnya badan usaha perusahaan daerah yang menurut mereka tidak relevan dengan perkembangan dunia saat ini.

Frans mengatakan, atas walk-out ini, pihaknya menyatakan menolak pengesahan Ranperda tersebut.

"Ini semua kita terima. Kita tawarkan masukan mereka gak mau dengar. Padahal DPRD itu harus satu. Kita menolak Perda itu. Dikangkangi hak kita. Itu tentu cacat hukum," ujarnya.

Soal sikap Fraksi Nasdem selanjutnya, kata Frans, akan dibahas di internal partai. "Kita akan tanyakan dulu ke partai," katanya.

(amr/tribun-medan.com)

Baca Juga PT KAI: Tanggung Jawab Palang Pintu KA Ada Pada PemdaPolda Sumut: Tidak Boleh Ada Kelangkaan ElpijiPemkab Deliserdang Didesak Pasang Palang Pintu Kereta ApiMau Nangkap Pelaku Ranmor, Polisi Temukan NarkobaFatmawaty Banyak Belum Kembalikan Inventaris KantorPenulis: Abul MuamarEditor: Fahrizal Fahmi DaulaySumber: Tribun Medan Tweet+ Share Tweet-Komentar + Share EmailPrintFacebookTwitterGoogle+ PinterestDiggdeliciousredditMySpaceStumbleUponLinkedInLintas BeritaFollow @tribunmedan!function(d,s,id){var js,fjs=d.getElementsByTagName(s)[0];if(!d.getElementById(id)){js=d.createElement(s);js.id=id;js.src="//platform.twitter.com/widgets.js";fjs.parentNode.insertBefore(js,fjs);}}(document,"script","twitter-wjs");JANGAN LEWATKAN Manahan: Karena Gak Lulus di Sana, Ya Coba Saja Manahan: Karena Gak Lulus di Sana, Ya Coba Saja Ini Komentar Hulman Soal Walk Out Partai Narsdem Ini Komentar Hulman Soal Walk Out Partai Narsdem Eksplorasi Sumut Benggala III Harus Dipercepat Eksplorasi Sumut Benggala III Harus Dipercepat Ditanya Soal Palang Pintu, Kadis Perhubungan Deliserdang Masih Bungkam Ditanya Soal Palang Pintu, Kadis Perhubungan Deliserdang Masih… PT KAI: Tanggung Jawab Palang Pintu KA Ada Pada Pemda PT KAI: Tanggung Jawab Palang Pintu KA Ada Pada Pemda berita TERKINImanahan-sitompul.jpgManahan Sitompul Kepincut Sidang Pilpres1 jam lalu temuan-monster-laut-gegerkan-warga-rusia.jpgRusia Digemparkan "Monster Laut" dengan Rahang Bergigi Runcing1 jam lalu menteri-kelautan-dan-perikanan-susi-pudjiastutiiii.jpgMalam-malam ke KPK, Susi Laporkan Pencurian Ikan2 jam lalu sandi-sitanggang-berseragam-psms.jpgSandi Selalu Dapat Nilai Tinggi Pelajaran Olahraga3 jam lalu Manahan: Karena Gak Lulus di Sana, Ya Coba Saja3 jam lalu berita POPULERkondisi-rumah-tempat-tinggal-kedua-bocah.jpgGaji Rp 160 Juta Perbulan, Ayah Ini Berikan Anaknya Makanan Basi Tiap Hari6 hari laluikat-tali-sepatu.jpgFoto Menyedihkan: Pria Pasang Tali Sepatu Pacarnya di Kereta Api4 hari laluikat-tali-sepatu.jpgPengakuan Pria yang Kedapatan Pasang Tali Sepatu Pacarnya di Kereta Api4 hari lalujessica-bell.jpgEdan, Ibu Muda Ini Rekam Video Seks dengan Bayinya Sendiri5 hari lalupohon-dan-burung.jpgPohon Aneh yang Dilihat 7 Juta Pengunjung YouTube Hanya dalam 2 Minggu1 hari lalu topik POPULER01.breaking news02.PRT Dianiaya dan Dibunuh03.Baca Edisi Cetak Tribun Medan04.Ngopi Sore05.Cerita Bersambung06.Pengakuan Pemuda India Anggota ISIS07.Baca Selengkapnya di Tribun Medan08.Chelsea vs Tottenham Hotspur09.Kopurpsi Dana Bansos TRIBUNnews.com ? 2014•About Us•HelpPrivacy Policy•Terms of Use•Redaksi•Info iklanContact Us•Lowongan Atas

View the original article here



Peliculas Online

Ranperda Penyertaan Modal Perusahaan Daerah di Siantar Disahkan

Rapat Paripurna DPRD bersama Pemerintah Kota Pematangsiantar akhirnya mengesahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Penyertaan Modal untuk tiga perusahaan daerah (PD), Rabu (3/12/2014).


Dalam rapat yang berlangsung di Gedung Harungguan itu, ketiga Ranperda yang disahkan yakni Ranperda Penyertaan Modal untuk PD Pembangunan dan Aneka Usaha, Ranperda Penyertaan Modal untuk PD Pasar Horas Jaya, dan Ranperda Penyertaan Modal untuk PDAM Tirtauli dan PT Bank Sumut.


Untuk PD Pasar, modal dasar ditetapkan sebesar Rp 1 triliun, yang terdiri dari modal dalam bentuk uang sebesar Rp 50 miliar yang akan diberikan secara bertahap selama 10 tahun dan Rp 950 miliar dalam bentuk aset, yang terdiri dari Kompleks Pasar Horas, Kompleks Pasar Dwikora, Pasar Wandelpad, Pasar Balairung, Kompleks Pasar Tozai, bangunan kios terbuka di Jalan Vihara, dan bangunan gedung pasar darurat di Jalan WR Supratman.


Untuk PDAM Tirtauli, Pemko Pematangsiantar menyertakan modal sebesar Rp 100 miliar. Jumlah tersebut sudah termasuk Rp 13.100.416.317 yang telah diserahkan Pemko Pematangsiantar pada tanggal 31 Desember yang lalu, yakni dalam bentuk uang Rp 1 miliar dan sisanya dalam bentuk aset.


Sementara untuk PT Bank Sumut, Pemko Pematangsiantar menyertakan modal sebesar Rp 75 miliar yang akan diberikan secara bertahap dalam jangka waktu paling lama 20 tahun, dimana sampai 31 Desember 2013, telah diserahkan Rp 16.458.568.198 atau Rp 16,4 miliar.


Rapat pembahasan Ranperda ini sejak awal berlangsung alot. Hampir seluruh fraksi di DPRD mempertanyakan pasal demi pasal yang ada di dalamnya.


Sementara itu, rapat pengesahan ini hanya dihadiri oleh 24 anggota DPRD. Seluruh anggota Fraksi Golkar berangkat ke Munas Bali. Di akhir rapat, sebelum dinyatakan disahkan, Fraksi Nasdem walk-out. Mereka meninggalkan ruangan rapat karena tak puas aspirasinya tak didengar.

Almarhum JK Marpaung Besar di Siantar

Almarhum JK Marpaung Besar di SiantarRumah opung (nenek) dari Almarhum Praka Joni Kesuma Marpaung, anggota TNI Angkatan Darat (AD) yang meninggal di Batam akibat baku tembak di Mako Brimob di Gang Tinju, Jalan Cokroaminoto, Kelurahan Baru, Kecamatan Siantar Utara, Pematangsiantar. Di rumah berlantai 3 ini almarhum sempat tinggal selama masa pendidikan dasarnya, Kamis (20/11/2014) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Abul Muamar

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Almarhum Praka Joni Kesuma Marpaung, anggota TNI AD yang tewas akibat baku tembak di Mako Brimob di Batam, diketahui bersekolah di Madrasah Ibtidaiyah dan Tsanawiyah Muhammadiyah Pematangsiantar, di Jalan Cokromaminoto, tak jauh dari rumah neneknya.

Dari kunjungan www.tribun-medan.com ke lokasi rumah neneknya di Gang Tinju, Jalan Cokroaminoto, Kelurahan Baru, Kecamatan Siantar Utara, tampak suasana rumah sepi. Para kerabat tetangga mengatakan rumah tersebut selama lima tahun terakhir menjadi tempat kos-kosan. (Baca: BERITA FOTO: Rumah Opung Almarhum Praka Joni Kesuma Marpaung )

Sementara dulu, selama sekolah, Almarhum JK Marpaung tinggal di rumah berlantai tiga dengan keramik coklat tersebut. Di sekitar halaman perkampungan kecil itu, tampak anak-anak bermain. Di samping rumah, terdapat usaha penjahit.

"Dulu dia juga main-main bola kayak anak-anak inilah. Kecilnya ya di sini dia," kata Guntur, warga setempat.

Guntur mengatakan, Almarhum dulu sangat akrab dengan anaknya selama sekolah. "Kawan anakku itu dulu, si Sandro," katanya.

Menurut warga setempat, JK Marpaung dikenal sebagai anak yang berwatak keras, namun tidak brutal. "Baik anak itu. Itu rumah opung dari bapaknya. Sampai selesai sekolah dia di sini. Sekarang rumah itu diambilalih sama kakak bapaknya. Bapatuanya. Dijadiin kos-kosan. Lima tahunan udah," katanya.

(amr/tribun-medan.com)



View the original article here



Peliculas Online