Showing posts with label Semua. Show all posts
Showing posts with label Semua. Show all posts

Marahalim Cup, Legirin Ingin PSMS Ditakuti Semua Lawan

Setelah menang 3-0 dalam laga uji coba dengan Wiraland FC, PSMS yang di nakodahi Legirin terus berbenah diri untuk menghadapi turnamen Marahalim Cup yang akan dimulai dalam waktu dekat ini.


Legirin mengatakan, dengan melihat hasil pertandingan melawan Wiraland FC, ia ingin PSMS lebih hebat lagi, dan ia akan memperbaiki semua lini, agar PSMS lebih mantap dan membuat tim lawan ketakutan.


"Kita tidak puas dengan hasil 3-0 kemarin, kita ingin lebih dan lebih. Agar PSMS ini menjadi momok menakutkan bagi semua lawan, dan menjadi tim yang sukses di mana saja tanding," katanya kepada www.tribun-medan.com, Sabtu (6/12/2014).


PSMS akan menjadi tim yang kuat, dan hebat, kata Legirin, asalkan para pemainnya solid dan kompak. Tentu juga harus ada semangat dan rasa percaya diri.


"Saya melihat pertandingan semalam, memang kita harus lebih banyak berbenahlah, semua lini harus diperbaiki, penyelesaian akhir menjadi fokus saya, karena semalam, tidak begitu baik penyelesaian akhir PSMS," ujar pria berkumis ini.


Dia menambahkan, di lini depan, ia ingin menambah jam latihan, agar lini depan dapat menghasilkan banyak gol, untuk itu, ia melakukan perbaikan untuk para striker. Ia juga yakin, dengan evaluasi dan latihan keras, para pemain atas akan menjadi mesin pencentak gol.

Besok, Surat Edaran untuk Hentikan Kurikulum 2013 Dikirim ke Semua Sekolah

Dengan adanya keputusan Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan untuk menghentikan Kurikulum 2013, maka tiap sekolah akan kembali ke Kurikulum 2006. Anies akan mengirimkan surat edaran tentang penghentian Kurikulum 2013 ke semua sekolah di seluruh Indonesia mulai besok.


"Kami kirimkan surat edarannya besok. Jadi kepala sekolah dan guru bisa mulai kembali menyiapkan Kurikulum 2006," kata Anies, Jumat (5/12/2014).


Anies memutuskan untuk menghentikan pelaksanaan Kurikulum 2013 bagi sekolah-sekolah yang belum menjalankannya selama tiga semester. Sedangkan bagi sekolah yang sudah di atas tiga semester menerapkan Kurikulum 2013, akan tetap menggunakannya dan dijadikan percontohan bagi sekolah-sekolah lain. 


"Ada 6.221 sekolah yang masih pakai Kurikulum 2013, rinciannya 2598 SD, 1437 SMP, 1165 SMA, dan 1021 SMK," ucapnya.


Menurut Anies, masalah di Kurikulum 2013 masih banyak dan harus segera diperbaiki secara bertahap. Dia mengatakan, masalah Kurikulum 2013 bersifat konseptual. Misalnya, seperti ketidakselarasan ide dengan desain kurikulum, hingga ketidakselarasan antara gagasan dengan isi buku teks.


Untuk itu, Anies ingin Kurikulum 2013 di sekolah-sekolah yang dijadikan percontohan bisa lebih dimatangkan. Baik dari metode dan guru-guru yang mengajar di sana, nantinya akan menjadi patokan bagi sekolah-sekolah lain yang belum menggunakan Kurikulum 2013.


Anies menambahkan bahwa sekolah tidak perlu khawatir untuk kembali ke Kurikulum 2006. Sebab, menurut Anies, konsep-konsep yang telah ditegaskan di Kurikulum 2013 sebenarnya telah ada di Kurikulum 2006.


Dengan demikian, tidak ada alasan bagi guru-guru di sekolah untuk tidak mengembangkan metode pembelajaran di kelas yang kreatif. "Kreativitas dan keberanian guru untuk berinovasi itu kunci bagi pergerakan pendidikan Indonesia," tutur mantan rektor Universitas Paramadina itu.

Operasi Sumbing Gratis untuk Semua Kalangan

Smile Train, organisasi non fropit internasional menggelar operasi gratis untuk balita, anak usia dan orang dewasa.


"Kita tidak membatasi usia pasien yang ingin dioperasi, namun minimal bayi usia 3 bulan dengan berat 5 kilogram bagi penderita sumbing bibir, dan usia 1 tahun dengan merat 10 kilogram untuk anak sumbing di celah mulat atas dan bawah. Kalau maksimal usia tidak ada, jadi kita sangat membuka kesempatan pada semua kalangan," kata Eddy Henry, Country Manager Smart Train, Rabu (3/12/2014)


Dikatakannya, masyarakat tidak perlu takut kredibilitas operasi karena ditangani dokter dan rumah sakit fropesional. Selama 45 menit operasi dan perawatan paling lama 1 atau 2 hari, pasien dapat melihat hasil operasi.


 Selain itu, tidak akan ada efek samping yang dihasil dari operasi karena dokter akan melakukan pengecekan dan pengamanan sebelum operasi. Pasien akan mendapatkan hasil operasi sama dengan kualitas kesembuhan yang dilakukan rumah sakit besar.


"Masyarakat tidak perlu takut operasi gratis ini akan merugikan pasien karena asal-asalan, itu salah. Karena kami memberikan pelayanan dan operasi yang sama dan maksimal," jelasnya. (Sil)