Showing posts with label Juara. Show all posts
Showing posts with label Juara. Show all posts

Kata Ahok, Tentara Tergiur Gaji PNS DKI





Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku masih berupaya untuk tidak mengambil pihak luar menjadi pejabat DKI. Basuki mengaku masih memercayai kinerja para pegawai negeri sipil (PNS) DKI yang berkompeten.

"Selama dua tahun ini, saya tidak mau memasukkan orang-orang dari luar," kata Basuki dalam acara Talkshow Strategi Tata Kelola Anggaran, di Balaikota, Kamis (11/12/2014).


Basuki mengklaim, tak sedikit pihak luar yang berminat menjadi pejabat DKI. Salah satunya anggota TNI. Menurut dia, banyak tentara dengan pangkat letkol dan kolonel yang mengantre menjadi pejabat DKI.

"Letkol dan kolonel kalau pindah ke DKI, golongannya bisa langsung IV-B. Mereka saya taruh saja jadi lurah dan camat, dengan gaya seperti saya dan disiplin yang tertanam," kata Basuki.

Menurut Basuki, tentara itu tergiur dengan gaji PNS DKI yang tergolong tinggi. Belum lagi, Basuki menjanjikan gaji sebesar Rp 12 juta bagi PNS DKI dengan golongan terendah. Besarnya gaji PNS DKI ini membuat Basuki diledek oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

"Pak KSAD meledek saya bilang, pengin jadi lurah dan camat saja di Jakarta. Jadi lurah paling enggak bisa bawa pulang Rp 25 juta. Gaji KSAD saja enggak segede itu gajinya. Ha-ha-ha," kata Basuki tertawa.

Diminta Latih SSB, Fiwi Dwipan Targetkan Andesa Juara

Selama Pro Duta FC meliburkan para pemainnya, Penyerang Pro Duta, Fiwi Dwipan mengisi agendanya untuk melatih Sekolah Sepak Bola (SSB) Andespa. Fiwi mengaku diminta untuk ikut melatih anak-anak di SSB tersebut.

Saat ini, Fiwi sedang mempersiapkan diri untuk membawa Andespa U-11 ke ajang Pra Liga Danone. Rencananya untuk regional Aceh dan Sumut, Pra Liga Danone akan dilangsungkan pada 18 hingga 21 Desember mendatang di Lapangan Patriot, Jalan Air Bersih Medan. Regional ini pun akan diikuti 60 tim dari Aceh dan Sumut.

Fiwi mengatakan ia melatih mental dan menambah pengalaman anak asuhnya di SSB Andespa. Menurutnya turnamen besar tersebut bisa menjadi pijakan untuk menambah motivasi para pemain muda.

"Aku sebenarnya ingin menambah pengalaman mereka juga bang. Dengan mengikuti turnamen besar seperti ini, aku pikir bisa melatih mental mereka juga," ujarnya Selasa (2/12).

Namun, Fiwi juga punya target dalam turnamen ini, selain target untuk kepribadian pemain. Ia juga menginginkan SSB Andespa bisa menjadi juara di Pra Liga Danone regional Aceh Sumut.

"Pastinya ada target juara juga. Aku yakin dengan kemampuan SSB Andespa U-11 ini, mereka punya talenta bermain yang bagus. Kemampuan mereka sudah sangat luar biasa. Aku pikir mereka akan berbicara banyak di Pra Liga Danone ini," ungkapnya.

Namun Fiwi hanya berani menargetkan khusus untuk regional Aceh dan Sumut saja. Untuk skala nasional menurut Fiwi nanti bisa dibicarakan setelah melihat hasil di regional.

"Kalau targetan di nasional, nanti dulu bang. Ini saja dulu. Aku juga gak mau terlalu muluk-muluk. Ya apa yang ada di depan mata saja dulu. Setelah mengetahui hasil di regional, baru kita kasi target di nasional," jelasnya.

Juara Dunia, Atlet Bridge Diguyur Bonus

INILAHCOM, Jakarta - Atlet bridge Indonesia, Henky Lasut/Eddy Manoppo, mendapatkan bonus dari PB GABSI, yang menggandeng Djarum Foundation, usai menjadi juara di Kejuaraan Dunia Bridge di Sanya Hainan, Tiongkok.

Keberhasilan Henky/Eddy menjadi Juara Dunia membuat mereka diguyur bonus sebesar 300 juta Rupiah yang dilakukan di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Selasa (18/11/2014) siang WIB.

Penyerahan bonus dilakukan oleh pemilik Djarum Foundation, Michael Bambang Hartono. Sementara itu, penyerahan piagam diserahkan langsung Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, sebagai bentuk dukungan dan kepedulian Pemerintah kepada kemajuan olahraga di Indonesia.

Dalam kejuaraan yang digelar 15-25 Oktober lalu itu, Henky/Eddy meraih gelar juara dunia di kategori pasangan senior. Ini merupakan gelar untuk pertama kali yang direbut atlet Indonesia tersebut setelah berkiprah di dunia Bridge sejak tahun 70-an.

Selain tim putra, bonus juga diberikan kepada tim putri yang berhasil meraih medali perunggu setelah berhasil menjadi peringkat tiga dunia. Tim tersebut beranggotakan Rury Andhani, lusje Olha Bojoh, Suci Amita Dewi, Kristina Wahyu Murniati, Conny Sumampouw, Julita Grace Tueja dan Veterano Sitompul. Mereka mendapat bonus sebesar 210 juta Rupiah.

Bonus juga diberikan kepada pasangan putri Dewi Suci Amita/Murniati Kristina Wahyu, yang meraih juara ketiga pada kejuaraan yang sama. Dewi/Amita mendapatkan 70 juta Rupiah, sementara NPC tim putri, Kurniadi Djauhari, juga mendapat bonus sebesar 17,5 juta Rupiah.

"Tiga gelar yang diraih oleh atlet Bridge putra-putri Indonesia di Kejuaraan Dunia merupakan prestasi dan gelar terbanyak yang pernah diraih oleh atlet-atlet Bridge di Kejuaraan Dunia sepanjang sejarah," ujar Ketua Umum PB GABSI, Dr.dr Ekawahyu Kasih, MM.,SH.,MH.

"Pemberian bonus ini merupakan bentuk apresiasi dari pengurus yang baru dilantik KONI Pusat 9 Oktober lalu," ia menutup.[yob]



View the original article here



Peliculas Online