Showing posts with label Jakarta. Show all posts
Showing posts with label Jakarta. Show all posts

Tahun Ini, Ahok Wajibkan Seluruh PKL Bayar Retribusi "Autodebet"



Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama menargetkan seluruh pedagang kaki lima (PKL) di seluruh wilayah di Ibu Kota sudah menggunakan retribusi autodebet tahun ini. Sehingga pada tahun 2016 mendatang, DKI sudah bisa menerapkan kegiatan jual beli dengan sistem transaksi non tunai.  

"Pokoknya tahun ini seluruh PKL di Jakarta lima wilayah harus sudah menggunakan sistem autodebet dalam membayar retribusi," kata Basuki, dalam acara peluncseuran retribusi autodebet di lokasi binaan PKL ikan dan burung hias, di Jalan Gunung Sahari 7A, Jakarta, Kamis (29/1/2015).  

Sementara itu, Direktur Operasional Bank DKI Martono Soeprapto meyakini program retribusi pedagang melalui autodebet ini memberikan manfaat kepada Pemprov DKI dan pedagang. 

Menurut dia, transaksi non tunai ini mengurangi kebocoran retribusi, adanya pungutan liar, serta peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi. Seluruh PKL harus memiliki rekening tabungan di Bank DKI. Jika tidak, maka para pedagang tidak boleh menempati kios. 

Nantinya, tiap tanggal 15 setiap bulannya, tabungan pedagang akan di-autodebet-kan untuk membayar retribusi. 

"Kalau tanggal 15 enggak ada saldonya, kami autodebet-kan lagi tanggal 20 atau 25. Kalau hingga akhir bulan masih enggak ada dananya, ya berarti dia nunggak. Dengan begini kita tahu siapa pedagang yang tertib atau tidak," ujar Martono. 

Ia berharap pembayaran retribusi secara non tunai ini tidak hanya pedagang di Gunung Sahari saja, tetapi juga seluruh pedagang di Jakarta. 

"Memang awalnya ribet bayarnya. Tetapi setelah biasa, pedagang malah menganggapnya jadi mudah, enggak perlu ke bank," kata Martono. 

Salah satu contoh PKL yang telah membayar retribusi secara non tunai adalah 83 PKL ikan hias di Jalan Gunung Sahari 7A, Jakarta Pusat.

Menlu Retno Siap Jelaskan Arah Politik Luar Negeri RI



Jakarta - Pada awal 2015, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi dijadwalkan menyampaikan pernyataan pers tahunan pada hari ini. Salah satu yang akan dijelaskan pada kesempatan ini adalah arah politik luar negeri Republik Indonesia (RI).

"Mengawali setiap tahun Menlu Retno Marsudi akan menyampaikan penyataan pers awal tahun," sebut Juru Bicara Kemlu, Armantha Nasir, di Jakarta Rabu (7/1/2015).

Lebih lanjut, Arrmantha mengatakan, selain dihadiri para jurnalis, pernyataan tahunan menlu akan turut didatangi beberapa pemegang kepentingan. Termasuk di antara pejabat pemerimtah, anggota DPR dan Duta Besar negara sahabat.

"Pada kesempatan tersebut Menlu akan memberitahukan arah politik luar negeri dan diplomasi di 2015 dan 5 tahun ke depan," sambung dia.

Di samping Pernyataan Pers Tahunan, pada hari yang sama, Menlu juga akan memberikan penghargaan Adam Malik Award kepada jurnalis dan beberapa media.

"Penghargaan Adam Malik Award diberikan kepada media dan jurnalis yang telah memberitakan pemberitaan berkaitan dengan politik luar negeri dan diplomasi publik."

Selain itu, pada kesempatan serupa, Arrmantha turut menyampaikan kegiatan Menlu di Januari. Pada 27-28 Januaria Menlu Retno juga akan datang di KTT Menlu ASEAN di Kota Kinabalu Malaysia dan pada 30-31 di bulan yang sama Menlu juga hadir di KTT Uni Afrika di Adis Ababa, Ethopia.

Hujan Deras, Jakarta Dikepung Banjir


Jakarta - Hujan deras yang mengguyur Jakarta menyebabkan banjir pagi ini. Sejumlah jalanan protokol pun tergenang.

Pembaca Estu Dwi Prakoso menginformasikan genangan air setinggi 30 cm di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (27/12/2014). Sejumlah pengendara memilih berputar balik.

"Pengendara yang nekat menerobos arus banjir menyebabkan mobil dan motor mereka mogok," kata Estu.

Genangan juga terjadi di depan Kampus Jayabaya, Pulomas, Jakarta Timur arah Cempaka Mas, Jakpus. Pembaca bernama Vernando menginformasikan banyak pengendara motor yang terjebak karena tingginya genangan.

Dikutip dari situs TMC Polda Metro Jaya pukul 09.22 WIB, genangan terjadi di Jalan Matraman, Jaktim, Jl S Parman, Jl Green Garden, Jl Jelambar, Jakbar.

- Banjir 20-30 cm Perempatan Matraman-Pasar Pramuka
- Banjir 30-40 cm di Kampung Duri-Duri Kosambi Cengkareng Jakbar. 
- Banjir 20-30 cm di Green Garden Jl. Panjang Jakbar.

Indonesia Ternyata Biang Penyebar Tren Tongsis


Jakarta - Selfie sudah menjadi pemandangan biasa yang bisa kita lihat di berbagai tempat. Bicara tentang selfie, tentu tak bisa lepas dari yang namanya selfie stick atau tongkat narsis (tongsis dalam istilah lokal).

Dan tahukah Anda, ketertarikan orang terhadap tongsis ternyata bukan diawali dari luar negeri. Faktanya, tren tongsis dimulai dari Jakarta, Indonesia pada akhir tahun 2013. Jumlah penelusuran kata selfie stick, berdasarkan data Google Trends, 7x lipat lebih banyak dari Amerika Serikat.

Fenomena ini kemudian menyebar ke Malaysia pada bulan Januari-Maret 2014, dengan angka penelusuran mencapai 2x lipat lebih banyak dari Indonesia. Lalu pada bulan Maret-Juni 2014, angka penelusuran di Filipina membalap Malaysia. Ini menunjukkan bahwa Indonesia dan negara Asia lainnya mampu menjadi penentu arah tren teknologi.

Fakta lain yang tak kalah unik, hasil penelusuran di Google untuk kata 'monopod' pada tahun 2010 menunjukkan tongkat satu kaki tradisional yang digunakan sebagai penopang kamera. Namun sejak bulan Januari 2014, hasil penelusuran Google untuk kata 'monopod' menunjukkan hasil yang sama dengan hasil pencarian kata 'selfie stick'.

Pada bulan Agustus 2014, tren penelusuran 'selfie stick' di Google baru mulai merambah ke Korea Selatan, Jepang, Dubai, dan Inggris. Lalu pada bulan Oktober 2014, Jepang dan Korea tiba-tiba mendominasi pencarian selfie stick, dimana lonjakan lebih besar terjadi di Korea.

Tren selfie pun berhasil membawa tongsis masuk dalam salah satu penemuan inovasi terbaik tahun ini. Tongsis masuk di dalam daftar The 25 Best Inventions of 2014 yang dirilis oleh majalah Time.

Tongsis adalah alat yang digunakan untuk selfie dari jarak jauh. Alat ini berupa tongkat yang dapat dipanjangkan dan bagian ujungnya terdapat tempat untuk menaruh smartphone.

Ahok Janjikan Gaji Rp 12 Juta bagi PNS Golongan Terendah di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama menjanjikan gaji sebesar Rp 12 juta per bulan bagi PNS DKI golongan terendah. Menurut Ahok, rencana itu akan diterapkan apabila nantinya sistem kerja fungsional telah diterapkan.


Hal itu disampaikan Ahok dalam acara dialog interaktif bertema "Pemberdayaan Perempuan dan Kesetaraan Gender dalam Pembangunan Masyarakat Berbudaya", di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (3/12/2014).


"Golongan terendah di DKI Jakarta kira-kira akan mendapatkan Rp 12 juta per bulan dengan sistem kerja fungsional. Nanti kita hitung prestasi poinnya," kata Ahok.


Dia mengatakan, pada tahap awal, mekanisme kerja fungsional ini akan diterapkan di kantor pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) di tingkat kantor kelurahan, kecamatan, dan wali kota.


Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta I Made Karmayoga menjelaskan, penerapan sistem kerja jabatan fungsional akan membuat para PNS wanita dapat memillih tempat bekerja yang dekat dengan tempat tinggal mereka.


Adapun instansi yang paling dekat adalah kantor PTSP yang ada di tiap kantor kelurahan. "Jadi, kita petakan tempat bekerja yang zoning-nya dekat dengan rumah PNS agar cost  transportasi mereka tidak besar," ujar Made.


Seperti diberitakan, Wakil Presiden Jusuf Kalla berencana mengeluarkan kebijakan pengurangan waktu kerja bagi pekerja perempuan. Menurut Kalla, jika perempuan terlalu aktif dalam dunia pekerjaan, maka hal itu akan membuat waktu mereka untuk keluarga banyak tersita.


Kalla menganggap seorang perempuan menjadi bagian penting bagi proses tumbuh kembang anaknya. Karena itu, Kalla menganggap seorang perempuan wajib berada di sisi anaknya.