Greysia/Nitya ke Babak Kedua Hong Kong Open 2014
INILAHCOM, Kowloon - Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, melangkah mudah ke babak kedua kejuaraan Hong Kong Open 2014. Greysia/Nitya hanya butuh satu set saat menghadapi ganda Jepang, Shizuka Matsuo/Mami Naito.
Pasangan ganda Jepang mengundurkan diri di game kedua karena Naito mengalami cedera pinggang. Sebelumnya, Greysia/Nitya menang di game pertama dengan angka 15-21.
Greysia menanggapi kemenangan mudah ini dengan positif. Menurutnya, ia bisa menyimpan tenaga untuk pertandingan berikutnya.
“Kami sebetulnya sudah tahu kalau Naito mengalami cedera, tetapi kami tidak mau lengah dan tetap bersiap-siap di pertandingan ini. Kalau dibilang bisa menghemat tenaga untuk pertandingan di babak kedua, bisa juga, tetapi kalaupun hari ini tanding full kan bisa adaptasi lapangan lebih lama, jadi apapun hasilnya hari ini kami tetap siap,” jelas Greysia yang ditemui di Hong Kong Coliseum.
Di babak kedua, Greysia/Nitya akan berhadapan dengan pemenang antara pasangan Singapura, Yu Yan Vaness/Shinta Mulia Sari, atau ganda putri Kanada, Nicole Grether/Charmaine Reide.
“Kemungkinan bisa bertemu dengan pasangan Singapura, namun mereka adalah kombinasi pasangan baru. Tapi tak bisa dianggap enteng, kami harus mewaspadai siapapun lawan,” tambah Greysia.
Sementara itu, masih ada tiga wakil ganda putri yang akan bertanding yaitu Suci Rizki Andini/Tiara Rosalia Nuraidah, Pia Zebadiah Bernadet/Rizki Amelia Pradipta serta Vita Marissa/Shendy Puspa Irawati.[yob]
Sumber: Badmintonindonesia.org
View the original article here
Simon Santoso Terhenti di Babak Pertama
INILAHCOM, Kowloon - Tunggal putra Indonesia, Simon Santoso, terhenti langkahnya di babak pertama turnamen Hong Kong Open 2014 usai kalah dari petenis rangking 22 dunia, Brice Leverdez.
Turun bertanding untuk pertama kali usai sembuh dari penyakit demam berdarah sejak Agustus lalu, Simon sebenarnya mampu memberikan perlawanan kepada petenis asal Prancis itu.
Simon berhasil menang di set pertama 21-14, petenis ranking 29 dunia itu kehilangan set kedua usai kalah 19-21. Menurunnya stamina Simon mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Leverdez untuk menutup set ketiga dengan kemenangan 19-21.
Usai pertandingan, Simon mengakui ia sempat kehilangan fokus sehingga lawannya berhasil memanfaatkan kondisi untuk berbalik unggul.
“Saat sudah unggul, saya terlalu terburu-buru ingin memenangkan pertandingan. Saya juga merasa bermain kurang tenang, walaupun sudah memimpin perolehan angka, bawaannya mau cepat-cepat game saja,” kata Simon kepada Badmintonindonesia.org.
“Sudah lama tidak bertanding juga membawa pengaruh pada penampilan saya, ada rasa gugup. Selain faktor nonteknis ini, dari segi teknis kecepatan dan kekuatan saya juga belum kembali seratus persen, masih harus latihan lebih keras lagi,” ujar Simon.
Ini adalah kemenangan pertama Leverdez atas Simon Santoso sekaligus menyamakan rekor pertemuan keduanya jadi 1-1. Sebelumnya, Simon berhasil mengalahkan Leverdez di China Open Super Series 2011 dua game 16-21, 15-21.[yob]
View the original article here
